Rabu, 05 Oktober 2011

CONTOH LAPORAN KKM


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan pada  dasarnya bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan  manusia seutuhnya, yaitu manusia yang cerdas, memiliki ketrampilan dan pengetahuan serta berbudi pekerti luhur dan mulia dengan dasar iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal inilah yang tekandung dalam tujuan pendidikan nasional dari Undang- Undang Republik Indonesia Tentang Sistem Pendidikan  Nasional  Nonor 20 Tahun 2003, pasal 3 yang menyatakan bahwa :
“Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat , berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”(Depdiknas .2003: 8)

Untuk mencapai tujuan tersebut diatas, maka pendidikan pada dasarnya adalah merupakan suatu tahapan kegiatan berproses, diwahadahi oleh suatu lembaga mulai dari tingkat anak-anak hingga ke perguruan tinggi baik yang berstatus negeri maupun swasta yang bergerak dalam bidang program keguruan dan ilmu kependidikan dan ini bertujuan menjadikan mahasiswa mahasiswa yang menimba pendidikan akan menjadi guru guru yang professional di kemudian hari ketika telah kembali kepada lingkungan masyarakat yang membutuhakan. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, sudah seharusnya STKIP-PGRI Pontianak memiliki srategi yang efektif dan relevan dalam segala bidang, dengan keadaan dewasa ini agar dapat meningkatkan daya saing terhadap perguruan tinggi lainnya, mengingat lembaga ini memiliki potensi yang cukup banyak apabila dilihat dari komposisi mahasiswa yang mengambil program studi Ilmu Pendidikan P.IPS PPKn, Bimbingan Konseling, P. MIPA, dan Matematika.
Kuliah kerja mahasiswa (KKM) STKIP PGRI PONTIANAK tersebut dibagi dalam dua tahap yaitu :
  1. KKM Intern, yaitu KKM yang dilaksanakan dilingkungan kampus STKIP PGRI Pontianak.
  2. KKM Ektern, yaitu KKM yang dilaksanakan diluar kampus STKIP PGRI Pontianak atau dilingkungan masyarakat.
Pelaksanaan KKM intern difokuskan pada lingkungan kampus STKIP PGRI Pontianak guna membenahi lingkungan kampus sedemikian rupa sehingga memberikan daya tarik dalam proses kegiatan belajar mengajar  dan kenyamanan bagi mahasiswa dalam pembangunan dan fasilitas dengan tujuan dapat mendukung kelancaran mahasiswa dalam setiap urusan. Sedangkan KKM Ekstern dilaksanakan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar secara langsung dapat memahami dengan baik berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat, selain itu kegiatan KKM Ekstern merupakan sarana interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat, juga mahasiswa dapat memberikan sumbangsihnya berupa material, tenaga, dan pikiran guna memotivasi masyarakat agar dapat meningkatkan pembangunan daerahnya. Dilain pihak masyarakat memberikan bantuan dan masukan kepada mahasiswa berupa pengalaman langsung (empiris) di lapangan.
Dengan alasan tersebut diatas KKM Ekstern dilaksanakan dengan mengambil salah  satu lokasi yang merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Barat yaitu di Kelurahan  Sungai Rasau  Kec. Singkawang Utara. Mengingat lokasi ini cukup jauh dan peserta KKM 2008 cukup banyak, maka tranportasi yang digunakan yaitu alat angkutan darat (mobil bis umum).
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Tujuan umum dari pelaksanan KKM Ekstern di Kelurahan Sui. Rasau Kecamatan Singkawang Utara tahun 2008, yaitu:
a)      Untuk merealisasikan  Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ke-3 yaitu  pengabdian pada masyarakat.
b)      Untuk mengaplikasikan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan penerapannya dalam kehidupan masyarakat secara langsung.
c)      Menjembatani hubungan langsung antara STKIP PGRI Pontianak dengan masyarakat sehingga terjalin kerjasama yang baik.
d)     Melatih mahasiswa untuk dapat memupuk rasa  tanggung jawab dan cinta tanah air, sehingga mendorong keberhasilan pembangunan nasional.
e)      Untuk memperkenalkan  STKIP PGRI Pontianak lebih luas kepada masyarakat sehingga dapat menyentuh keseluruhan daerah yang ada di Propinsi Kalimantan Barat
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari pelaksanaan KKM ekstern ini adalah untuk mendapatkan kejelasan secara objektifitas serta informasi tentang
a)      Sejarah singkat lokasi KKM
b)      Gambaran umum lokasi KKM
c)      Kondisi geografis loksai KKM
d)     Kondisi sosial masyarakat lokasi KKM
C. Pendekatan
Pendekatan yang digunakan dalam menyusun laporan hasil pelaksanaan KKM ini adalah dengan menggunakan pendekatan deskriftif, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara.
  1. observasi
obsevasi dilakukan untuk mendapatkan data langsung di lokasi KKM, diantaranya dilakukan di Kantor Kepala Lurah  Sungai Rasau Hilir , Masjid Nurul Yaqin , dan beberapa rumah tokoh / pemuka agama maupun masyarakat Desa Sungai Rasau Hilir .
  1. wawancara
wawancara  ini dilakukan dengan beberapa tokoh masyarakat yaitu:
a)      Bapak Kepala Lurah Sungai Rasau
b)      Tokoh pemuka agama masyarakat Kelurahan  Sungai Rasau
c)      Tokoh Pemuda Kelurahan  Sungai Rasau








BAB II
GAMBARAN UMUM
A. Sejarah singkat Kelurahan  Sungai Rasau
Panitia KKM tahun 2008 STKIP PGRI Pontianak, menempatkan kelompok XX di Sekolahan Dasar Negeri 09 Sui. Rasau, sungai rasau adalah sebuah kelurahan yang ada di Kota Singkawang yang terdiri dari 26 kelurahan , Kelurahan Sui. Rasau merupakan wilayah Kecamatan Singkawang utara . memang kami dari kelompok XX tidak mendapat banyak informasi tentang sejarah Kelurahan sungai rasau ini, namun dari informasi yang kami peroleh dari salah satu sesepuh di sungai rasau yang bernama Bapak Kancil. Pak Kancil  merupakan warga keturunan Tionghoa, beliau banyak tahu tentang Desa Sui. Rasau.menurut penuturan beliau nama kelurahan sui Rasau resmi diambil dari nama sebuah sungai.dikelurahan tersebut jadi mengapa dinamakan sungai rasau karena dulunya sungai tersebut banyak tumbuh pohon rasau. Pohon rasau adalahjenis pohon yang menyerupai pandan, namun pohon rasau berukuran lebih besar dari pandan, dan pohon rasau ini bisa tinggi dan mempunyai batang dan daun yang berduri.
 Pohon rasau  biasa tumbuh ditepi-tepi sungai dan rawa maka dari itu karena sungai tersebut banyak ditumbuhi pohon rasau maka disebutlah sungai itu dengan sebutan sungai rasau hingga akhirnya menjadi sebuah kelurahan.
Pada awalnya sungai rasau ini bukanlah sebuah kelurahan melainkan sebuah desa, karena sungai rasau dulunya adalah wilayah Kab. Sambas setelah ada pemekaran wilayah maka Desa Sui. Rasau menjadi kelurahan Sui. Rasau.


B. Keadaan Geografis
Keadaan geogarfis kelurahan Sui. Rasau kecamatan Singkawang Utara dapat dilihat dari beberapa aspek antara lain:
1.      Luas wilayah
Luas wilayah kelurahan Sui. Rasau Kec. Singkawang Utara mencapai 636 Ha atau 1,26 % dari luas kota Singkawang, dengan batas wilayah Kelurahan Sui. Rasau adalah sebagai berikut :
·         Sebelah Utara berbatasan dengan Kel. Setapuk Kecil
·         Sebelah Selatan berbatasan dengan Kel. Sungai Bulan
·         Sebelah barat berbatasan dengan Kel. Sungai Bulan
·         Sebelah timur berbatasan dengan Kel. Semelagi Kecil.
2.      Kondisi Topografi
Kondisi topografi Kel. Sui. Rasau kecamatan Singkawang Utara merupakan daratan yang merupakan dataran rendah terletak pada ketinggian 0-12 meter dari permukaan laut dengan kemiringan 0-2 %. Iklim Sui. Rasau merupakan iklim tropis yang memiliki curah hujan cukup tinggi yaitu rata-rata 2.780 mm pertahun dengan rata-rata 134 hari hujan pertahun. Curah hujan relatif tinggi terjadi pada bulan April ,Juli, oktober, desember dengan 20 hari hujan. Keadaan iklim udara berkisar antara 21,8 ◦c – 30,5 ◦c  dan masih dipengaruhi oleh angin muson dan perubahan iklim laut.



3.      Polar  (jarak dari pusat pemerintahan)
Dari sudut polar jarak tempuh desa Sui. Rasau Kec. Singkawang Utara dari kelurahan ke pusat pemerintahan kota ± 6 km. Dari Kelurahan Sui. Rasau dan Kel. Naram dan SKIEP lama Kec. Singkawang tengah.
4.      Kompersi Penduduk dan Pendidikan
Kelurahan Sui. Rasau memiliki jumlah penduduk 1012 jiwa yang menempati beberapa memiliki delapan RT. RT : 1, 2, 7 dan RT 8 berada di Sui. Rasau hilir  sedangkan RT 3 , 4, 5 dan 6 berada di Sui. Rasau hulu. Dari jumlah penduduk menganut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, penganut agama islam adalah mayoritas dari jumlah penduduk. Disamping itu dilihat dari aspek mata pencaharian mayoritas adalah petani dan nelayan dan komoditi pertanian yang utama adalah jeruk yang cukup luas, selain itu juga ada jagung, sawo dan cabe.
Untuk pendidikan dapat diperoleh data sebagai berikut :
a)      Bidang pendidikan umum yang meliputi pendidikan TK, SD, SMP, dan SMA baik negeri maupun swasta.
Berdasarkan data kependidikan yang ada di Kec. Singkawang Utara, khususnya di Kelurahan Sui. Rasau tercatat sebagai berikut :

LAPORAN KELOMPOK PPL


KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan Berkah dan Rahmah-Nya sehinga kami dapat menyelesaikan Pratek Pengalaman Lapangan (PPL) dan menyelesaikan laporan PPL, yang dilaksanakan di SMP Negeri 5 Pontianak, sehingga selesai dengan tepat wakunya.
Dalam kesempatan ini juga tidak lupa kami ucapkan terima kasih, kepad semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan PPL dan penyusunan laporan ini khususnya terima kasih kami smapaikan kepada :
1.      Bapak Samion M.Pd selaku Ketua STKIP PGRI Pontianak.
2.      Bapak dan Ibu Dosen Pembimbing :
a.       Bapak Drs. Mastar Asran. S.Pd selaku Dosen Pembimbing Mahasiswa Program Studi PPKn.
b.      Bapak A. Wahab, S.Pd selaku Dosen Pembimbing Mahasiswa Program Studi Matematika.
c.       Ibu Dra. Sri Lestari. M.Pd  Selaku Dosen Pembimbing Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling.
3.      Bapak dan Ibu Guru Pamong
a.       Ibu Zulfah. A.Md selaku Guru Pamong Bidang Studi PPKn.
b.      Ibu Urai Zulharni. A.Md, selaku Guru Pamong Bidang Studi PPKn.
c.       Bapak Syaiful Anwar. A.md, selaku Guru Pamong Bidang Studi Matematika.
d.      Ibu Dra. Witarti selaku Guru Pamong Bidang studi Bimbingan Konseling.
e.       Ibu Selaku Hanizah Guru Pamong Bidang Studi Bimbingan Konseling.
4.      Bapak dan Ibu Dewan Guru serta Staf Tata Usaha SMP Negeri 5 Pontianak yang telah banyak  membantu kami.
5.      Para siswa/i SMP Negeri 5 Pontianak, dan
6.      Serta semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan PPL dan penyusunan laporan ini.
Penyusun menyadari banhwa laporan ini masih banyak kekurangan oleh karena itu penyusun sangat mengharapkan kritikan dan saran dalam penyempurnaan laporan ini, semoga laporan ini bermanfaat bagi kami, sekolah dan pembaca sekalian.
                                                     


Pontianak,    Desember 2006



Mahasiswa PPL
 
 







BAB I
PENDAULUAN
A.    Latar Belakang
Untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan profesional diperlukan pendidikan, pengetahuan, keterampilan dan latihan secara sistematis sehingga diperlukan suatu pengalaman khusus serta keterlibatan berbagai pihak yang berwenang.
LPTK adalah suatu lembaga yang berperan untuk menyiapkan calon-calon guru yang profesonal dan berkualitas, yang tentu sangat diperlukan suatu pengelolaan khusus supaya mendapat tujuan yang dinginkan. Ada bebarapa hal yang diperlukan dikemukakan untuk pengelolaan kemampuan profesonal keguruan ini, yaitu ketentuan yang menyangkut pengertian dan sikap kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) serta penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) bagi Mahasiswa S-1, meliputi usaha yang dapat menumbuhkembangakan serta membina kemampuan dasar, mahasiswa dituntut untuk dapat menjalankan tugas profesionalnya sebagai guru. PPL bagi Mahasiswa S-1 merupakan salah satu program pendidikan dalam bentuk mata kuliah yang direncanakan untuk dijadikan suatu sasarn latihan bagi para calon guru untuk menguasai kemampuan keguruan secara utuh dan terintegrasi.
Melalui program PPL sangat diharapkan bagi semua mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikanya sebagia calon guru untuk memperoleh kemampuan dasar yang berbentuk keterampilan mengajar., dan dipraktikan juga dalam mata kuliah seperti metode, media pengajaran dan evaluasi yang berkenaan dengan interaksi belajar mengajar yang diwujudkan dalam bentuk pengajaran mikro serta mengajar yang merupakan bagian dari kegiatan PPL. Selain memperoleh pengetahuan tentang mengajar yang baik, mahasiswa juga mengetahui tentang latar berlakang sekolah struktur kegiatan sekolah.
Setiap sekolah memiliki sejarah atau latar belakang berdirinya sekolah tersebut, begitu juga engan “SMP Negeri 5 Pontianak”. SMP Negeri 5 Pontianak yang bertempat di JL. Hasanuddi No.12 Pontianak yang berdiri pada tanggal 26 Febuari 1966.
B.     Dasar dan Tujuan PPL
a.      Dasar PPL
1.      Dasar Konseptual
1.1.  Untuk membentuk keterampilan mutlak maka diperlukan pelatihan khusus.
1.2.  Sesuai dengan tujuan intruksional yang terarah pada pembentuka tenaga guru yang profesional, maka diperlukan suatu latihan yang terprogram secara sistematis dalam bentuk PPL
2.      Dasar Formil
2.1. Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2.2. Buku pedoman STKIP PGRI Pontianak.
2.3. Kurikulum S-1 STKIP PGRI Pontianak.
b.      Tujuan PPL
1.      Dengan mengikuti PPL Mahasiswa calon guru diharapka dapat ;
·         Menyusun Rencana Program Pengjaran dan alat evalusi yang relevan dan integrative dengan proses belajar mengajar.
·         Mengelola kelas dalam proses belajar mengajar serta semua faktor atau komponen sebagi suatu sistem.
·         Menyampaikan atau menyajikan materi dengan baik, dalam arti mengusai materi dengan menerapakan metode dan alat/media sesuai dengan kondisi kelas dan siswa.
·         Menyelenggarakan tesdan melaksanakan evaluasi dengan baik.
·         Membuat dan melaksanakan program bimbingan yang diperlukan oleh siswa.
2.      Dapat membangun dan mengembangkan kemampuan mempraktekan sebagi administrasi maupun pimpinan dengan kemampuan dasar yang meliputi ;
·         Membuat dan melaksanakan program sekolah secara makro.
·         Menyelenggarakan administrasi sekolah.
·         Menginterprestasikan data dan informasi secara tepat sehingga mampu mengambil keputusan yang efektif.
3.      Dengan terlaksananya PPL diharapkan mahasiswa dapat menemukan dan memupuk aspek-aspek kepribadian yang positif yakni ;
·         Kemempuan untuk mempercayai diri sendiri.
·         Kemampuan melaksanakan komunikasi dengan anggota kelompok maupun dengan anak didik sendiri.
C.    Program Kegiatan PPL
Program kegiatan PPL merupakan salah satu mata kuliah yang harus dilaksanakan, hal ini dimaksudkan agar mahasiswa yang merupakan calon pendidik itu siap dan lebih berkualitas untuk tampil mengajar bila sudah terjun ke lapangan nantinya. Dalam mengembangkan tugasnya seorang calon guru dituntut tidak hanya tahu teori saja, namun lebih penting mampu melaksanakan tugasnya sebagia guru, oleh karena itu untuk membentuk kemampuan itu maka calon guru wajib mengikuti dan melaksanakan PPL.
D.    Teknik dan Alat yang Dipergunakan
Adapun teknik serta alat yang diperlukan dalam melaksanakan pengumpulan data yang dipergunakan yaitu teknik langsung dan teknik tidak langsung.

1.      Teknik Langsung
Yang dimaksud dengan teknik langsung adalah kita langsung melakukan pengamatan terhadap objek-objek secara langsung yang dilakukan oleh observer. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melihat langsung proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru.
2.      Teknik tidak Langsung
Dalam memperoleh data ini dilakua juga teknik tidak langsung, hal ini dilakukan dengan cara mencri informasi yang dapat mendukung baik msecara lisan maupun secara tulisan sebagai bahan masukan dalam pengumpulan data. Di dalam penmgumpulan data digunakan beberapa alat yang sifatnya maupun untuk memperoleh data secara lengkap.
 Adapun alat yang digunakan dalam melaksanakan pengumpulan data adalah ;
1.      Wawancara
Dalam wawancara ini, observer mengadakan tatap muka dengan pihak yang diobservasi. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh data atau keterangan
2.      Study Dokumenter
Study dokumenter adalah cara pengumpulan data dengan melakukan atau melihat dokumen-dokumen.

3.      Observasi
Observasi adalah merupakan teknik untuk mengamati kemampuan secara langsung maupun tidak langsung mengenai kegiatan-kegatan yang dilakukan secara langsung baik disekolah maupun di luar sekolah.

















BAB II
PROFIL SMP NEGERI 5 PONTIANAK
A.    Latar Belakang Sekolah
1.      Nama Sekolah                                     : SMP NEGERI 5 PONTIANAK
2.      Status Sekolah                                    : NEGERI
3.      Nomor Stambuk Sekolah                    : 201136004005
4.      Alamat Sekolah                                   : JL. Hasanuddin No. 14 Pontianak Kel.   
  Sei  Jawi Dalam Kec. Ponntianak Barat   
  Kalimantan Barat
5.      Sk. Pendirian  
Nomor                                                 : 103 / SK / B / III / 65-66
Tanggal                                               : 26 Febuari 1966
6.      Luas Tanah Keseluruhannya               : 2.511 M2
Tanah tempat berdirinya bangunan SMP Negeri 5 Pontianak sekarang adalah asalnya tanah “Partai Parindra” yang diserahkan kepada Panitia Pembengunan Sekolah Menengah Negeri (SMP. N) IV, dengan Surat Kuasa tanggal 12 September 1964 yang ditanda tangani oleh salah seorang Pengurus Partai Parindra yaitu ; M. Usman Amsyah.
Penyerahan tahan tersebut sesuai dengan daftar No. 23 / 1957 / Perdata adalah kepunyaan Partai Parindra.
Tanah tersebut       : Lebar             = 30 meter
                                Panjang         = 80 meter
Tanah ini terletak di jalan Kinibalu (sekarang jalan Hasanuddin) berbatasan :
1.      sebelah selatan dengan jalan Kinibalu.
2.      sebelah barat dengan gag. Parindra.
3.      sebelah utara dengan tanah sekolah AL Wardah.
4.      sebelah timur dengan rumah Penduduk.
Penyerahan tanah tersebut dari pihak pertama dalam ini adalah M. Usman Asyah (Partai Parindra) kepada pihak kedua dalam hal ini Panitia Pembengunan Gedung SMP.N IV Pontianak (Soegihardjo / ketua).
Penyerahan tanah tersebut hanya diperuntukan untuk membangun gedung sekolah. Akan tetapi dengan adanya “Surat Keputusan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan” tanggal 26 Febuari 1966 No. 103 / SK / B / III / 65-66 telah ditetapkan menjadi SMP Negeri 5 Pontianak di jalan Hasanuddin (sekarang ini).
Pada tanggal 15 Desember 1972 “Serah terima” antara Pengurus Yayasan Pembeangunan SMP 5 (dalam hal ini diwakili oleh Husin Acong) kepada Perwakilan Dinas P dan K Pontianak yang diwakili oleh Syafari.
Berdirinya SMP Negeri 5 Pontianak pada tanggal 26 Febuari 1966 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 103 / SK / B / II 65-66. Yang mana tempat penyelengaraan pembelajaraan/ kegiatan proses belajar mengajar pada saat itu di dua tempat / dua lokasi, yakni berdasarkan Surat dari Kepala Urusan SMP Kaliamantan Barat tanggal 26 November 1968, Np. 725 / Peg-4 / 1968 yaitu
  1. Gedung SMP Negeri 5 di Sei Jawi / Jl. Hasanuddin sebanyak 3 (tiga Lokal).
  2. gedung sekolah di Gang Hijas Pontianan sebanyak 4 (empat) lokal.
B.     Sarana yang Ada di SMP Negeri 5 Pontianak
TABEL I
SARANA DAN PRASARANA
PADA SMP NEGERI 5 PONTIANAK

NO
SARANA
JUMLAH
1.
Ruang belajar ( Ruang kelas)
7
2.
Ruang kepala sekolah
1
3.
Ruang Tata Usaha
1
4.
Ruang Dewan Guru
2
5.
Ruang Perpustakaan
1
6.
Ruang Laboratorium
1
7.
Lab. Komputer
1
8.
Ruang Koperasi
1
9.
Lap. Olah Raga / Lap. Upacara
1
10
Ruang wc Guru dan Siswa
4

BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN PPL
A.    Observasi Lingkungan Sekolah
SMP Negeri 5 Pontianak termasuk dalam wilayah Kec. Pontianak Barat, yang berada pada Jl. Hasanuddin No. 14. Adapun yang menjadi fokus observasi selama kegiatan PPL berlangsung, antara lain :
1.      Keadaan fisik SMP Negeri 5 Pontianak
SMP Negeri 5 Pontianak memiliki fasilitas gedung da bangunan penunjang proses kegiatn belajar mengajar, yaitu;
a.       1 (satu) ruang Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan penerangan listrik, kipas angin, meja, kursi komputer satu set kursi tamu dan perlengkapan lai yang menunjang kegiatan kepala sekolah.
b.       2 (dua) ruang guru yang dilengkapi dengan penerangan listrik, kipas angin, meja, kursi, lemari buku, papan pengumuman, jam dinding, bak samah, dan perlenkapan lain yang menunjang kegiatan guru.
c.       1 (ruang) TU yang dilengkapi dengan penerangan listrik, komputer, mesin tik, meja, kursi, papan tulis yng memuat data siswa/i dan data guru, serta perlemngkapan lain yang menunjang kegiatan TU.
d.      7 (tujuh) ruang belajar yang dilengkapi dengan penerangan listrik, papan tulis, meja, kusri, bak sampah, dan perlengkapan lain yang menunjang kegiatan belajar mengajar.
e.       1 (satu) ruang perpustakaan yang dilengkapi dengan penerangan listrik, mej, kursi, lemari buku dan perlengkapan lain yang menunjang kegiatan perpustakaan.
f.        1 (satu) Laboratorium yang dilengkapi dengan meja, kursi dan perlengkapan lain yang menunjang kegiatan laboratorium.
g.       1 (satu) ruang laboratorium komputer yang dilengkapi dengan AC, meja, kursi, dan perlengkapan lain yang menunjang kegiatan.
h.       1 (satu) ruang dapur yang dilengkapi dengan penerangan listrik, kompor dal perlengkapan lain yang menunjang.
i.         1 (satu) buah lapangan volly.
j.         5 (lima) ruang Wc guru dan siswa/i
2.      Kurikulum dan pelaksanaan
Kurikulum merupakan pedoman 8ntuk melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar disekolah. Kurikulum ini merupakan Keputusan Mentri Pendidikan. Seluruh sekolah baik negeri maupun swasta menggunakan kurikulum kurikulum standar isi (kurikulum 2006).
Berlangsungnya krikulum tersebut maka SMP Negeri 5 Pontianak mengikuti semua mata pelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Kurikulum selalu mengalami perubahan sesuai dengan perkem,bangan zaman dan perekembagan peserta didik yang disesuikan dengan keadaan sekitarnya.
Dalam proses belajar mengajar di SMP Negeri 5 Pontianak  dilakukan 2(dua) kali dalam satu hari yaitu Pagi dan Sore, yang dikerenakan keterbatasan ruangan belajar dan sejak dimulai dibangunnya SMP Negeri 5 Pontianak belum pernah direnovasi hingga sekarang, serta dengan lingkungan SMP Negeri 5 Pontianak yang dekat dengan pasar.
Penilaian belajar menggunakan tes objektif dan tes uraian. Tes objektif diberikan dengan maksud  untuk memperoleh hasil belajar yang objektif. Sedangkan tes uraian dimaksudkan untuk mengetahui tata nalar siswa dalam menyelesaikan masalah atau sosial.
3.      Organisasi sekolah
Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang merupakan organisasi kerjasama yang tersusu dengan baik, sehingga pendidikan dapat berlangsung dengan baik pula. Untuk itu diperlukan struktur organisasi sekolah sehingga dapat diketahui dengan jelas kepasa siapa seorang karyawan atau guru harus mempertanggung jawabkan hasil kerjanya.
Penanggung jawaban SMP Negeri 5 Pontianak adalah Kepala Sekolah. Dalam menjalankan tugasnya, kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang TU, wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan dibantu kordinator bidang mata pelajaran, wali kelas serta guru-guru yang bersangkutan.

B.     Observasi Kelas
SMP Negeri 5 Pontianak memiliki keterbatasan ruang belajar sehingga proses belajar mengajar dilakkan dua kali sehari yaitu pagi dan sore, diantaranya ; Pagi digunakan kelas IX A, B, C, D, dan kelas VIII A, B, C; dan Sore digunakan kelas VIII D, E, dan Kelas VII A, B, C, D, E. Yang masing masing dipimpin oleh seorang ketua kelas yang dibantu oleh wakil ketua kelas, seketatis, bendahara, keamanan, dimana bertanggung jawab kepada wali kelas.
TABEL II
JUMLAH KESELURUHAN
SISWA/I SMP NEGERI 5 PONTIANAK
NO
KELAS
JUMLAH SISWA
JUMLAH
LAKI-LAKI
PEREMP[UAN
1
VII A
18
24
210
2
VII B
13
29
3
VII C
19
23
4
VII D
17
25
5
VII E
16
26
6
VIII A
20
20
196
7
VIII B
24
16
8
VIII C
21
21
9
VIII D
19
17
10
VIII E
21
17
11
IX A
19
22
166
12
IX B
14
28
13
IX C
24
17
14
IX D
19
23
J U M L A H
582



C.    Pelaksanaan Latihan Mengajar
Pelaksanaan latihan mengajar meliputi : penyusunan perangkat mengajar, latihan mengajar terbimbing, latihan mengajar mandiri dan ujian paraktek mengajar.
1.      Penyusunan perangkat mengajar
Adapun yang dilakukan pada penyusunan perangkat mengajar yang diantaranya :
a.               Program tahunan
b.               Program semester
c.               Rencana program pengajaran (RPP)
d.              Rencana satuan layanan bimbingan konseling 
2.      Latihan mengajar terbimbing
Pada saat latihan mengajar, kami diberikan beberapa kali bimbingan oleh para guru pamong mata pelajaran masing-masing (sesuai dengan program studi) utnuk melanjutkan materi sebelumnya yang telah diajarkan, yang membimbing kami dengan memberika saran serta masukan yang memotivasi kami bagaiman cara mengajar dengan baik sesuai dengan GBPP dan kurikulum yang ada sehingga kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana sebagaimana mestinya.


3.      Latihan mengajar mandiri
 Latihan mengajra mandiri merupakan bimbingan daru guru pamong bidang studi, kami melaksanakan praktek mengajkar tanpa diawasi oleh guru pamong untuk melatih kemampuan yang kami miliki.
4.      Ujian praktek mengajar
Ujian praktek mengajar dilaksanakan oleh mahasiswa yang bersangkutan dan diuji oleh guru pamong serta dosen pembimbing PPL. Jadwal ujian ditentukan berdasarkan kesepakatan antara guru pamong, dosen pembimbing dan mahasiswa yang bersangkutan. Sedangkam materi yang disampaikan merupakan melanjutkan meteri yang telah disampaikan.
D.    Pelaksanaan Administrasi
1.      Ad­ministrasi Sekolah
Administrasi sekolah merupakan bentuk kerjasama antara sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah dirancang dan direncanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
1.      Administrasi personal
Administrasi personal adalah suatu hal yang sangat penting untuk mencari tujuan formal. Personal-personal yang dimaksud adalah tenaga profesional pendidik baik tenaga yang edukatif maupun yang administratif serta tenaga lain yang dijadikan rekan kerja agar berjalan dengan baik yang dapat membantu menggerakkan kelancaran dalam proses pendidiksn. Guru dalam ruang lingkup sekolah terdiri dari :
a.       Guru tetap ialah guru yang diangkat dan diberikan wewenang berdasarkan Surat Keputusan dari Pemerintah.
b.      Guru tidak tetap ialah tenaga pengajar yang diperbantukan untuk membantu guru tetap dan mendapat honorer di tempat ia mengajar.
2.      Kelancaran kegiatan Kepala Sekolah Tata Usaha adalah merupakan alat penggerak yang membantu kelancaran aktivitas dan administrasi sekolah.
Tugas Tata Usaha dalam administratif sekolah antara lain :
a.       Mengatur pembagian tugas guru yang tidak hadir
b.      Menginvestasikan personel yang ada disekolah
c.       Merencanakan formasi guru
d.      Mengatur kesejahteraan sosial staf guru








Tabel III
Daftar Guru SMPN 5 Pontianak

No
Nama/NIP
Jabatan
Ijasah Tertinggi
Jurusan
1
Drs. Bujang Thaha
Nip. 131258176
Kepala SMP
S1
Matematika
2
Dra. Hj. Rosmini
Nip 520003624
Guru Pembina
S1
Administrasi Tehnologi
3
Hanizah
Nip. 130355454
Guru Pembina
D1
Bahasa Indonesia
4
E. Sugini. SPd
Nip 130539700
Guru Pembina
S1
IPA Fisika
5
Thamrin. A.Md
Nip. 130539697
Guru Pembina
D.III/A.III
Bahasa Inggris
6
Syafril Djafar
Nip. 130608920
Guru Pembina
D1
Bahasa Inggris
7
Drs.. Abdul Karim.MT
Nip. 130604480
Guru Pembina
-
-
8
Munziri. S.Pd
Nip. 130787083
Guru Pembina
S1
Bahasa Inggris
9
Muryadi Supriyanto
Nip. 131684339
Guru Pembina
D2
Orkes
10
Dra. Lily Mariana
Nip. 131578209
Guru Pembina
S1
PPKN (AP)
11
Chadidjah Da’ie
Nip. 130537491
Guru Dewasa Tk.I
D1
Bahasa Indonesia
12
Aswarni
Nip. 130683225
Guru Dewasa Tk.I
D1
Keterampilan
13
Ani Sri Rezeki, Amd
Nip. 130781280
Guru Dewasa Tk.I
D3/AIII
Bahasa Inggris
14
Neni Sufrida, Amd
Nip. 131267529
Guru Dewasa Tk.I
D2
Bahasa Indonesia
15
Aspan, Amd
Nip. 131267636
Guru Dewasa Tk.I
D3/A III
Bahasa Indonesia
16
Nuraini. S.Pd
Nip. 131422073
Guru Dewasa Tk.I
S1
IPS Ekonomi
17
Kamariah. SPd
Nip. 131574284
Guru Dewasa Tk.I
S1
IPA Biologi
18
Fadillah. Amd
Nip. 131262529
Guru Dewasa Tk.I
D3/A III
IPS Ekonomi
19
Galu Nilawati. SPd
Nip. 1317646641
Guru Dewasa Tk.I
S1
Matematika
20
Hasanah A.Razak. SPd
Nip. 130893822
Guru Dewasa Tk.I
S1
IPS Ekonomi
21
Yunizar Amd
Nip. 131258198
Guru Dewasa Tk.I
D3/A III
IPA Biologi
22
Mariana. Amd
Nip. 131259219
Guru Dewasa Tk.I
S1
IPS Ekonomi
23
M. Suharta
Nip. 132132350
Guru Dewasa Tk.I
S1
Matematika
24
Tatie Mariatiek. Amd
Nip. 131571222
Guru Dewasa Tk.I
D3/A III
Bahasa Indonesia
25
Lani Kumala. SPd
Nip. 131261756
Guru Dewasa Tk.I
S1
IPS ekonomi
26
Marhamah. SPd
Nip. 131566857
Guru Dewasa Tk.I
S1
Matematika
27
Faridah Syeban
Nip. 131261728
Guru Dewasa
D1
Menjahit
28
Dra. Witarti
Nip. 130604584
Guru Dewasa
S1
Administrasi Pendidikan
29
Sudihati
Nip. 130914563
Guru Dewasa
PGSLP/D1
Bahasa Indonesia
30
Hj. Sri Musrifah. Amd
Nip. 131385544
Guru Dewasa
D3/A III
Bahasa Indonesia
31
Urai Zuharni. Amd
Nip. 131567360
Guru Dewasa
D3/ A III
PPKN
32
Zulkiifli. Amd
Nip. 131659707
Guru Dewasa
D3/ A III
Orkes
33
Syaiful Anwar. Amd
Nip. 131772024
Guru Dewasa
D3/ A III
Matematika
34
Tuti Hanurita. SPd
Nip. 131932739
Guru Dewasa
S1
Matematika
35
Iriani
Nip. 130789901
Kepala Tata Usaha
-
PGSLP
36
Zulfah. Amd
Nip. 131388821

D3
PPKN
37
Taufik Sulaiman. SPd
Nip. 131571263

S1
Bahasa Inggris
38
Syahniar. SPd
Nip. 131834609
Guru madya
S1
IPS Ekonomi
39
Ratnawati. SPd
Nip. 132275554
Guru Madya Tk.1
S1
Bahasa Inggris
40
Nanik Kahirunnsa. SPd
Nip 520015911
Guru Madya
S1
Geografi
41
Darmini. Amd
Nip. 520020514
Guru Dewasa
D3
Sastra Inggris
42.
Rukmini
Ni.p 131277156
Pegawai TU
SLTA
IPS
43.
Hartini
Nip. 131116581
Pegawai TU
SLTA
IPS
44.
Rita Suzana
Nip. 131409379
Pegawai TU
SLTA
IPS
45.
Herawati
Nip. 131696748
Pegawai TU
SLTA
IPS
46.
Hajimin
Nip. 131268413
Pegawai TU
SLTA
KPPA Perkantoran
47.
Rosdiana
Nip. 130515882
Pegawai TU
SLTA
KPPA Perkantoran
48.
Harita
Nip. 131576918
Pegawai TU
SLTA
KPPA Perkantoran
49.
Murni
Nip. 131576918
Pegawai TU
SLTA
KPPA Perkantoran
50.
Harianto
Nip. 130913507
Pegawai TU
SD
-
51.
Misda. Sag
Nip. 1502828663
Guru agama
S1
Agama Islam
52
Latifah Daeng Alwi
Nip. 150110335
Guru Agama
PGAN
Agama Islam
53
Lidwina wiwin
-
SMA
Bahasa Inggris
54
Sudiyono. Sag
Nip. 150372619
-
S1
Agama Budha